Guru Berebut Kelas, Kepala Sekolah Berinisiatif Manfaatkan Lapangan Upacara sebagai Ruang Belajar Sementara

 


Bogor – Keterbatasan ruang belajar di SDN Cadasleueur memaksa para guru harus saling bergantian menggunakan ruang kelas yang masih layak. Kondisi tersebut terjadi setelah dua ruang kelas mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Selain jumlah ruang kelas yang berkurang, setiap ruang belajar di SDN Cadasleueur memiliki ukuran yang relatif kecil, yakni sekitar 6 x 7 meter. Luas tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk menampung jumlah peserta didik yang terus bertambah, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang nyaman dan sulit memenuhi kebutuhan ruang gerak siswa.

Melihat kondisi tersebut, Kepala SDN Cadasleueur mengambil langkah cepat dengan memanfaatkan area lapangan upacara sebagai ruang belajar sementara. Di area tersebut disiapkan tempat belajar sederhana agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung sambil menunggu adanya penanganan terhadap ruang kelas yang rusak.

"Kami tidak ingin proses belajar anak-anak terhenti hanya karena keterbatasan ruang. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas, sehingga ruang yang rusak tidak kami gunakan. Sebagai solusi sementara, kami memanfaatkan area lapangan upacara agar kegiatan belajar tetap berjalan," ujar Kepala SDN Cadasleueur.

Meskipun pembelajaran di ruang terbuka memiliki berbagai tantangan, seperti cuaca yang tidak menentu, gangguan kebisingan, dan keterbatasan fasilitas, para guru tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan layanan pendidikan kepada seluruh peserta didik.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata bahwa masih terdapat satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian serius, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang aman, nyaman, dan memadai. Perbaikan ruang kelas yang rusak serta penambahan ruang belajar menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar seluruh siswa dapat memperoleh hak belajar dalam lingkungan yang layak.

Pihak sekolah berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan melalui program rehabilitasi maupun pembangunan ruang kelas baru, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa harus memanfaatkan ruang terbuka sebagai kelas sementara.


Popular Posts

Followers

Kegiatan (48) Berita (41) Galeri (26) Artikel (12) Kepsek (9) Pengawas (5) Pengumuman (4) Prestasi (4) Tips (4) Pramuka (3)