Ada Apa di SDN Cadasleueur? Tim Kementerian Pendidikan Turun Langsung Meninjau Kondisi Sekolah

 


Bogor, 8 Agustus 2026 — SD Negeri Cadasleueur mendapat kunjungan tim survei dari Kementerian Pendidikan, bersama Tim Perencana Kabupaten Bogor, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor beserta jajaran, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan program revitalisasi bangunan fisik SDN Cadasleueur yang berlokasi di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Tim melakukan peninjauan secara langsung terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah sebagai bahan pendataan, perencanaan, serta penyusunan kebutuhan revitalisasi.

Dalam kegiatan survei, tim meninjau kondisi fisik bangunan sekolah, ruang-ruang pembelajaran, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan pendidikan. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi bangunan dan kebutuhan penanganan yang diperlukan agar proses revitalisasi dapat direncanakan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Kepala SD Negeri Cadasleueur menyambut baik kedatangan tim survei dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di SDN Cadasleueur.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan survei yang dilakukan oleh tim Kementerian Pendidikan bersama Tim Perencana Kabupaten Bogor dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Kami berharap proses ini menjadi langkah awal yang baik menuju terlaksananya revitalisasi bangunan sekolah sehingga lingkungan belajar bagi murid menjadi semakin aman, nyaman, dan layak,” ujar Kepala SDN Cadasleueur.

Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan. Bangunan sekolah yang lebih layak dan representatif akan mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran yang aman, sehat, nyaman, dan menyenangkan bagi murid maupun pendidik.

Kegiatan survei berlangsung dengan lancar. Hasil peninjauan lapangan selanjutnya menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam proses perencanaan revitalisasi bangunan fisik SDN Cadasleueur.

Pihak sekolah berharap dukungan dan sinergi antara Kementerian Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin hingga program revitalisasi dapat direalisasikan.

SDN Cadasleueur terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik dan mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang seluruh murid.

Tim Survey PT Antam Tinjau SDN Cadasleueur untuk Persiapan Bantuan Rehab Lantai Keramik

 



BOGOR — Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (PT Antam). Pada Jumat, 7 Agustus 2026, tim survey PT Antam melaksanakan kunjungan peninjauan langsung ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cadasleueur.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah persiapan awal dalam rangka penyaluran program bantuan rehabilitasi gedung sekolah, yang khusus difokuskan pada penggantian lantai keramik bangunan sekolah yang sudah mengalami kerusakan.

Peninjauan lapangan ini disambut baik oleh pihak sekolah, dewan guru, serta komite SDN Cadasleueur. Tim survey dari perusahaan pelat merah tersebut, yang didampingi oleh pihak sekolah, menyusuri sejumlah ruang kelas dan area belajar untuk mencatat secara detail tingkat kerusakan lantai yang ada saat ini.

Kondisi Lantai Menjadi Perhatian Utama

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa bagian lantai keramik di ruang kelas SDN Cadasleueur sudah mulai pecah, bergelombang, dan mengelupas termakan usia. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan para siswa selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

"Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dan kepedulian dari PT Antam. Kehadiran tim survey hari ini memberikan harapan baru bagi kami agar siswa-siswi dapat belajar di lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman," ungkap salah satu perwakilan pihak manajemen SDN Cadasleueur di sela-sela kegiatan peninjauan.

Tahapan Lanjutan Program Bantuan

Kegiatan survey teknis ini merupakan prosedur krusial sebelum program bantuan fisik direalisasikan. Data dan pengukuran yang dikumpulkan oleh tim PT Antam di lapangan akan digunakan untuk menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta menentukan volume pengerjaan rehab secara akurat.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) ini, PT Antam berharap pengerjaan penggantian lantai keramik dapat segera dieksekusi dalam waktu dekat setelah seluruh tahap administrasi dan perencanaan selesai.

Langkah sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik SDN Cadasleueur, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa demi mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

PLN Cabut Tiang Listrik di Gerbang SDN Cadasleueur Setelah Viral

 



Cadasleueur — PT PLN (Persero) akhirnya merespons keluhan pihak sekolah dan warga dengan mencabut tiang listrik yang berdiri tepat di tengah gerbang masuk SDN Cadasleueur, Rabu (29/7/2026). Pencabutan ini dilakukan menyusul viralnya potret tiang beton tersebut yang dinilai membahayakan keselamatan para siswa.

Keberadaan tiang listrik berukuran besar yang menghalangi akses utama keluar-masuk sekolah sempat menuai keresahan mendalam dari para guru, orang tua murid, dan masyarakat sekitar. Pasalnya, posisi tiang yang berada tepat di jalur lintasan anak-anak dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama saat jam kedatangan dan kepulangan sekolah.

Tindakan Cepat Petugas PLN

Menanggapi sorotan publik yang luas, tim teknis PLN segera dikerahkan ke lokasi sekolah pada Rabu pagi. Dengan mengerahkan kendaraan berat dan peralatan khusus, petugas melakukan proses pembongkaran dan pemindahan kabel serta badan tiang secara hati-hati agar tidak mengganggu pasokan listrik di permukusan sekitar.

"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dan masukan dari masyarakat mengenai posisi tiang tersebut. Prioritas utama kami adalah keselamatan publik, khususnya anak-anak di lingkungan sekolah," ujar perwakilan petugas di lapangan.

Akses Masuk Sekolah Kembali Aman

Proses evakuasi tiang listrik ini disaksikan langsung oleh pihak sekolah dan warga setempat. Kini, gerbang masuk SDN Cadasleueur terlihat bersih dari hambatan fisik.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PLN serta semua pihak yang telah membantu menyuarakan permasalahan ini hingga tuntas. Dengan tercabutnya tiang tersebut, para siswa kini dapat keluar dan masuk area sekolah dengan lebih leluasa dan aman tanpa harus khawatir akan potensi bahaya kelistrikan di gerbang utama.

Pengawas Bina SD Kecamatan Nanggung Tinjau Progres Rehabilitasi Bangunan SDN Cadasleueur

 



Nanggung, 27 Juli 2026 – Pengawas Bina Sekolah Dasar Kecamatan Nanggung, Bapak Toyo Hartoyo, S.Pd., melaksanakan kegiatan pengawasan dan pembinaan (Wasbin) di SDN Cadasleueur pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk meninjau secara langsung proses dan progres rehabilitasi bangunan sekolah yang saat ini sedang berlangsung.

Dalam kunjungannya, Bapak Toyo Hartoyo, S.Pd. meninjau beberapa bagian bangunan yang sedang direhabilitasi serta berdiskusi dengan kepala sekolah mengenai perkembangan pekerjaan, kualitas pelaksanaan, serta kesesuaian pembangunan dengan rencana yang telah ditetapkan.

Beliau menyampaikan apresiasi atas upaya sekolah dalam mengawal pelaksanaan rehabilitasi agar berjalan sesuai jadwal dan tetap memperhatikan aspek keselamatan seluruh warga sekolah. Selain itu, beliau berharap proses pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman, aman, dan kondusif.

Kepala SDN Cadasleueur menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Masukan dari Pengawas Bina diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

Kegiatan Wasbin diakhiri dengan peninjauan lapangan dan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang layak bagi peserta didik.

Kabid Sarpras Disdik Kabupaten Bogor Gerak Cepat Tinjau SDN Cadasleueur untuk Eksekusi Rehabilitasi Bangunan

 



Cadasleueur— Respons cepat ditunjukkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor dalam menanggapi kondisi infrastruktur sekolah yang memerlukan penanganan mendesak. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Disdik Kabupaten Bogor langsung bergerak cepat turun ke lapangan untuk meninjau secara langsung kondisi bangunan SDN Cadasleueur pada Rabu, 22 Juli 2026.

Peninjauan langsung ini dilakukan guna memastikan tingkat kerusakan di sekolah tersebut sekaligus merumuskan langkah taktis agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan. Langkah sigap ini diambil demi menjamin keamanan serta kenyamanan para siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.


Tindak Lanjut Cepat untuk Kenyamanan Belajar

Dalam kunjungan tersebut, Kabid Sarpras Disdik Kabupaten Bogor menyisir setiap sudut ruang kelas yang mengalami kerusakan. Kehadiran pihak dinas di lokasi disambut baik oleh pihak sekolah, mengingat pembaruan fasilitas ini sudah sangat dinantikan.

"Gerak cepat ini merupakan komitmen kami dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman bagi anak-anak. Peninjauan hari ini bukan sekadar mengecek, tetapi langsung merancang langkah eksekusi agar rehabilitasi bangunan SDN Cadasleueur bisa segera dimulai tanpa menunggu lama," ujar perwakilan Disdik Kabupaten Bogor di lokasi.

Fokus Pengerjaan dan Target Rehabilitasi

Pihak Disdik Kabupaten Bogor memastikan bahwa proses rehabilitasi bangunan SDN Cadasleueur akan segera dieksekusi dalam waktu dekat. Beberapa poin penting dalam rencana pengerjaan ini meliputi:

  • Identifikasi Titik Kerusakan: Pendataan menyeluruh pada bagian struktur bangunan, mulai dari atap, dinding, hingga lantai yang mengalami kerusakan berat maupun sedang.

  • Percepatan Administrasi: Memangkas birokrasi yang rumit agar anggaran dan teknis pengerjaan di lapangan bisa langsung berjalan secepatnya.

  • Standar Keamanan: Memastikan material dan proses konstruksi memenuhi standar keamanan gedung sekolah demi keselamatan jangka panjang.

Dengan adanya sidak dan komitmen eksekusi langsung ini, para wali murid dan pihak sekolah berharap wajah baru SDN Cadasleueur dapat segera terwujud, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan optimal, aman, dan nyaman.

PT Antam Tbk Beri Bantuan Dana Pemindahan Tiang Listrik SDN Cadasleueur, Warga Sekolah Pertanyakan Kelanjutan Pencabutan Tiang Lama

 



BOGOR — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) telah menyalurkan bantuan dana untuk pemindahan tiang listrik yang berada di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cadasleueur. Langkah cepat ini diambil guna menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi aktivitas belajar mengajar para siswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses penanaman tiang listrik yang baru telah selesai dikerjakan. Kehadiran tiang pengganti ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi yang baik antara pihak PT Antam Tbk dan PT PLN (Persero) dalam merespons kebutuhan fasilitas pendidikan setempat.

Namun di balik rampungnya pemasangan tiang baru tersebut, pihak sekolah dan warga sekitar menyayangkan lambatnya tindak lanjut di lapangan. Hingga saat ini, tiang listrik yang lama masih berdiri kokoh di lokasi semula tanpa adanya kejelasan kapan akan dicabut.

Keberadaan tiang lama yang belum dicabut ini dinilai masih menyisakan potensi gangguan, mengingat lokasinya yang berada di lingkungan sekolah tempat anak-anak beraktivitas. Pihak sekolah bersama masyarakat berharap PT PLN (Persero) dapat segera menuntaskan proses pemindahan secara keseluruhan dengan mencabut tiang lama tersebut, sehingga kekhawatiran para orang tua dan guru dapat segera mereda.

Guru Berebut Kelas, Kepala Sekolah Berinisiatif Manfaatkan Lapangan Upacara sebagai Ruang Belajar Sementara

 


Bogor – Keterbatasan ruang belajar di SDN Cadasleueur memaksa para guru harus saling bergantian menggunakan ruang kelas yang masih layak. Kondisi tersebut terjadi setelah dua ruang kelas mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Selain jumlah ruang kelas yang berkurang, setiap ruang belajar di SDN Cadasleueur memiliki ukuran yang relatif kecil, yakni sekitar 6 x 7 meter. Luas tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk menampung jumlah peserta didik yang terus bertambah, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang nyaman dan sulit memenuhi kebutuhan ruang gerak siswa.

Melihat kondisi tersebut, Kepala SDN Cadasleueur mengambil langkah cepat dengan memanfaatkan area lapangan upacara sebagai ruang belajar sementara. Di area tersebut disiapkan tempat belajar sederhana agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung sambil menunggu adanya penanganan terhadap ruang kelas yang rusak.

"Kami tidak ingin proses belajar anak-anak terhenti hanya karena keterbatasan ruang. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas, sehingga ruang yang rusak tidak kami gunakan. Sebagai solusi sementara, kami memanfaatkan area lapangan upacara agar kegiatan belajar tetap berjalan," ujar Kepala SDN Cadasleueur.

Meskipun pembelajaran di ruang terbuka memiliki berbagai tantangan, seperti cuaca yang tidak menentu, gangguan kebisingan, dan keterbatasan fasilitas, para guru tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan layanan pendidikan kepada seluruh peserta didik.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata bahwa masih terdapat satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian serius, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang aman, nyaman, dan memadai. Perbaikan ruang kelas yang rusak serta penambahan ruang belajar menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar seluruh siswa dapat memperoleh hak belajar dalam lingkungan yang layak.

Pihak sekolah berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan melalui program rehabilitasi maupun pembangunan ruang kelas baru, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa harus memanfaatkan ruang terbuka sebagai kelas sementara.

Kondisi Memprihatinkan SDN Cadasleueur, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dorong Rehabilitasi Total


 

BOGOR – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, DR. H. Usep Nukliri, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi fisik bangunan SDN Cadasleueur pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kekhawatiran masyarakat terkait kelayakan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kedatangan legislator tersebut menyusul langkah serupa yang dilakukan oleh Kapolsek Nanggung yang telah terlebih dahulu meninjau lokasi pada Kamis pagi. Sinergi antara unsur kepolisian dan legislatif ini menunjukkan tingginya urgensi perhatian terhadap kondisi infrastruktur sekolah tersebut.

Interaksi Hangat dengan Siswa

Di sela-sela peninjauannya, DR. H. Usep Nukliri menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan para murid yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas 4. Meski kondisi bangunan terlihat memprihatinkan, antusiasme para siswa untuk menuntut ilmu tetap terlihat tinggi.



"Melihat langsung kondisi di lapangan, anak-anak kita belajar di ruang kelas yang memerlukan perbaikan segera. Semangat mereka luar biasa, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan fasilitas yang aman dan layak," ungkap H. Usep di sela-sela kunjungan.



Dorong Anggaran Rehabilitasi Tingkat

Menanggapi kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak lagi ideal untuk menunjang kegiatan pendidikan, H. Usep menegaskan akan membawa aspirasi ini ke tingkat pembahasan di DPRD Kabupaten Bogor. Ia secara tegas mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar segera mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi tingkat SDN Cadasleueur.

"Saya mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera memprioritaskan penganggaran rehab tingkat bagi SDN Cadasleueur. Kita tidak bisa membiarkan proses belajar mengajar berlangsung dalam ketidakpastian keamanan bangunan. Ini harus masuk dalam agenda pembangunan yang mendesak," tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum agar perbaikan infrastruktur SDN Cadasleueur dapat segera direalisasikan, sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan tenang, nyaman, dan aman.

Followers

Kegiatan (48) Berita (41) Galeri (26) Artikel (12) Kepsek (9) Pengawas (5) Pengumuman (4) Prestasi (4) Tips (4) Pramuka (3)