PT Antam Tbk Beri Bantuan Dana Pemindahan Tiang Listrik SDN Cadasleueur, Warga Sekolah Pertanyakan Kelanjutan Pencabutan Tiang Lama

 



BOGOR — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) telah menyalurkan bantuan dana untuk pemindahan tiang listrik yang berada di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cadasleueur. Langkah cepat ini diambil guna menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi aktivitas belajar mengajar para siswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses penanaman tiang listrik yang baru telah selesai dikerjakan. Kehadiran tiang pengganti ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi yang baik antara pihak PT Antam Tbk dan PT PLN (Persero) dalam merespons kebutuhan fasilitas pendidikan setempat.

Namun di balik rampungnya pemasangan tiang baru tersebut, pihak sekolah dan warga sekitar menyayangkan lambatnya tindak lanjut di lapangan. Hingga saat ini, tiang listrik yang lama masih berdiri kokoh di lokasi semula tanpa adanya kejelasan kapan akan dicabut.

Keberadaan tiang lama yang belum dicabut ini dinilai masih menyisakan potensi gangguan, mengingat lokasinya yang berada di lingkungan sekolah tempat anak-anak beraktivitas. Pihak sekolah bersama masyarakat berharap PT PLN (Persero) dapat segera menuntaskan proses pemindahan secara keseluruhan dengan mencabut tiang lama tersebut, sehingga kekhawatiran para orang tua dan guru dapat segera mereda.

Guru Berebut Kelas, Kepala Sekolah Berinisiatif Manfaatkan Lapangan Upacara sebagai Ruang Belajar Sementara

 


Bogor – Keterbatasan ruang belajar di SDN Cadasleueur memaksa para guru harus saling bergantian menggunakan ruang kelas yang masih layak. Kondisi tersebut terjadi setelah dua ruang kelas mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Selain jumlah ruang kelas yang berkurang, setiap ruang belajar di SDN Cadasleueur memiliki ukuran yang relatif kecil, yakni sekitar 6 x 7 meter. Luas tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk menampung jumlah peserta didik yang terus bertambah, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang nyaman dan sulit memenuhi kebutuhan ruang gerak siswa.

Melihat kondisi tersebut, Kepala SDN Cadasleueur mengambil langkah cepat dengan memanfaatkan area lapangan upacara sebagai ruang belajar sementara. Di area tersebut disiapkan tempat belajar sederhana agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung sambil menunggu adanya penanganan terhadap ruang kelas yang rusak.

"Kami tidak ingin proses belajar anak-anak terhenti hanya karena keterbatasan ruang. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas, sehingga ruang yang rusak tidak kami gunakan. Sebagai solusi sementara, kami memanfaatkan area lapangan upacara agar kegiatan belajar tetap berjalan," ujar Kepala SDN Cadasleueur.

Meskipun pembelajaran di ruang terbuka memiliki berbagai tantangan, seperti cuaca yang tidak menentu, gangguan kebisingan, dan keterbatasan fasilitas, para guru tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan layanan pendidikan kepada seluruh peserta didik.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata bahwa masih terdapat satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian serius, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang aman, nyaman, dan memadai. Perbaikan ruang kelas yang rusak serta penambahan ruang belajar menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar seluruh siswa dapat memperoleh hak belajar dalam lingkungan yang layak.

Pihak sekolah berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan melalui program rehabilitasi maupun pembangunan ruang kelas baru, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa harus memanfaatkan ruang terbuka sebagai kelas sementara.

Kondisi Memprihatinkan SDN Cadasleueur, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dorong Rehabilitasi Total


 

BOGOR – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, DR. H. Usep Nukliri, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi fisik bangunan SDN Cadasleueur pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kekhawatiran masyarakat terkait kelayakan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Kedatangan legislator tersebut menyusul langkah serupa yang dilakukan oleh Kapolsek Nanggung yang telah terlebih dahulu meninjau lokasi pada Kamis pagi. Sinergi antara unsur kepolisian dan legislatif ini menunjukkan tingginya urgensi perhatian terhadap kondisi infrastruktur sekolah tersebut.

Interaksi Hangat dengan Siswa

Di sela-sela peninjauannya, DR. H. Usep Nukliri menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan para murid yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas 4. Meski kondisi bangunan terlihat memprihatinkan, antusiasme para siswa untuk menuntut ilmu tetap terlihat tinggi.



"Melihat langsung kondisi di lapangan, anak-anak kita belajar di ruang kelas yang memerlukan perbaikan segera. Semangat mereka luar biasa, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan fasilitas yang aman dan layak," ungkap H. Usep di sela-sela kunjungan.



Dorong Anggaran Rehabilitasi Tingkat

Menanggapi kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak lagi ideal untuk menunjang kegiatan pendidikan, H. Usep menegaskan akan membawa aspirasi ini ke tingkat pembahasan di DPRD Kabupaten Bogor. Ia secara tegas mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar segera mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi tingkat SDN Cadasleueur.

"Saya mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera memprioritaskan penganggaran rehab tingkat bagi SDN Cadasleueur. Kita tidak bisa membiarkan proses belajar mengajar berlangsung dalam ketidakpastian keamanan bangunan. Ini harus masuk dalam agenda pembangunan yang mendesak," tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum agar perbaikan infrastruktur SDN Cadasleueur dapat segera direalisasikan, sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan tenang, nyaman, dan aman.

Kapolsek Nanggung Kunjungi SDN Cadasleueur, Salurkan Bantuan untuk Siswa Yatim dan Kurang Mampu

 

Nanggung, 16 Juli 2026 – SDN Cadasleueur menerima kunjungan dari Kapolsek Nanggung pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 08.00 WIB. Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus bentuk perhatian kepada peserta didik yang membutuhkan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDN Cadasleueur, Kapolsek Nanggung menyerahkan bantuan sosial kepada 15 siswa yatim dan kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para siswa serta menjadi penyemangat agar mereka terus bersemangat dalam menuntut ilmu.

Kepala SDN Cadasleueur beserta seluruh dewan guru menyambut hangat kunjungan tersebut. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan, yang juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pihak kepolisian dengan warga sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Nanggung juga memberikan motivasi kepada para siswa agar rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Beliau menekankan pentingnya membangun karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab sejak usia dini sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kepala SDN Cadasleueur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Kapolsek Nanggung kepada peserta didik. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para siswa penerima manfaat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas terlaksananya kegiatan sosial yang penuh makna tersebut.



SDN Cadasleueur Resmi Sambut Siswa Baru, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 Dimulai



CADASLEUEUR – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman SDN Cadasleueur pada Rabu pagi, 15 Juli 2026. Hari ini menjadi momen istimewa bagi para siswa baru yang secara resmi memulai langkah awal pendidikan mereka melalui pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SDN Cadasleueur, Ibu Hj. Juju Juhaeriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa baru kelas 1 yang telah bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SDN Cadasleueur.



"Selamat datang anak-anakku sekalian. Sekolah ini adalah rumah kedua kalian untuk belajar, bermain, dan mengukir prestasi. Kami berharap melalui kegiatan MPLS ini, kalian dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenal guru-guru, serta menjalin pertemanan dengan teman sebaya dengan rasa percaya diri," ujar Ibu Hj. Juju Juhaeriah dalam arahannya.

Lebih lanjut, Ibu Hj. Juju menekankan pentingnya kegiatan MPLS sebagai sarana untuk menanamkan karakter positif dan kedisiplinan sejak dini. Beliau juga mengajak para orang tua siswa untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak selama masa pendidikan.



Kegiatan pembukaan MPLS ini ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kepala Sekolah kepada perwakilan siswa baru. Prosesi ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh warga sekolah, termasuk para orang tua yang turut mendampingi putra-putrinya di hari pertama masuk sekolah.

Selama masa MPLS yang berlangsung selama beberapa hari ke depan, para siswa baru akan diberikan berbagai materi pengenalan yang edukatif dan menyenangkan. Program ini dirancang khusus agar anak-anak merasa nyaman dan antusias untuk bersekolah, tanpa rasa takut atau terbebani.

Dengan dibukanya MPLS tahun ajaran 2026/2027 ini, SDN Cadasleueur siap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik demi mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter unggul.

Kepsek SDNCL Sambut Positif Aturan Baru Penggunaan Medsos bagi ASN Kabupaten Bogor



CIBINONG – Penerbitan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.2/302 - BKPSDM mengenai himbauan penggunaan media sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor mendapatkan respon positif dari berbagai pihak, termasuk Kepala Sekolah  SDN Cadas Leueur (Kepsek SDNCL) . . Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk menjaga profesionalisme dan marwah ASN di era digital.

Langkah Bijak Menjaga Citra ASN Surat Edaran yang diterbitkan pada 10 Juli 2026 tersebut menekankan pentingnya penggunaan media sosial yang bijaksana dan bertanggung jawab,. Kepsek SDNCL memandang bahwa aturan ini memberikan kerangka kerja yang jelas bagi ASN agar tidak mencampuradukkan aktivitas pribadi dengan tugas kedinasan, terutama selama jam kerja.

"Kami menyambut baik diterbitkannya SE ini. Ini adalah langkah yang tepat untuk memastikan ASN tetap fokus pada pelayanan publik dan menjaga etika profesi di ruang digital," ujar Kepsek SDNCL Hj. Juju Juhaeriah.

Ruang Kritik Harus Tetap Terjaga

Meski memberikan dukungan, Kepsek SDNCL juga memberikan catatan penting agar implementasi surat edaran ini dilakukan dengan hati-hati. Beliau menegaskan bahwa aturan ini jangan sampai disalahgunakan atau berujung pada pembungkaman terhadap kritik maupun saran yang disampaikan ASN melalui media sosial.

"Kami berharap aturan ini tidak membungkam suara-suara kritis. Sejatinya, kritik dan saran yang disampaikan secara konstruktif melalui media sosial mencerminkan adanya keinginan untuk perbaikan atau perubahan ke arah yang lebih baik bagi instansi dan pelayanan publik itu sendiri," tambah beliau.

Fokus pada Disiplin dan Pelayanan Publik Dalam SE tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor secara tegas melarang ASN melakukan siaran langsung (live streaming) pribadi, membuat konten yang mengganggu pelayanan, hingga menggunakan atribut kedinasan untuk kepentingan promosi pribadi atau komersial saat jam kerja.

Kepsek SDNCL menilai poin-poin tersebut sangat relevan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan menghindari potensi pelanggaran disiplin. Selain itu, adanya batasan mengenai pengunggahan dokumen internal menjadi pengingat penting akan pentingnya menjaga keamanan informasi pemerintahan.

Komitmen Bersama Surat Edaran ini juga mempertegas bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berimplikasi pada sanksi disiplin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.  Kepsek SDNCL berharap, dengan adanya aturan ini, seluruh ASN di Kabupaten Bogor semakin tertib dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat, sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK...

Popular Posts

Followers

Kegiatan (51) Berita (44) Galeri (26) Artikel (12) Kepsek (9) Pengawas (5) Pengumuman (5) Prestasi (4) Tips (4) Pramuka (3)